Slide 1 Slide 2 Slide 3 Slide 4 Slide 5
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran IPS SMA. Tampilkan semua postingan
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Rangkuman Materi UN Geografi Berdasarkan SKL 2010 Bagian 1

Lokasi adalah posisi suatu obyek di permukaan bumi, lokasi terbagi atas lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut adalah lokasi yang berdasarkan koordinat garis lintang dan garis bujur Misalnya, Indonesia terletak di antara 6° LU–11° LS dan antara 95° BT–141° BT .Sedangkan lokasi relatif adalah lokasi yang dipengaruhi oleh kondisi fisik, sosial, ekonomi, budaya, dan keberadaan sarana transportasi dengan daerah sekitarnya. Misalnya, Indonesia terletak di antara dua samudra dan dua benua, serta dilalui oleh dua jalur pegunungan dunia.

b.      Jarak

Jarak dibagi menjadi jarak absolut dan jarak relatif. Jarak absolut merupakan jarak yang ditarik garis lurus antara dua titik. Dengan demikian jarak absolut adalah jarak yang sesungguhnya. Jarak relatif adalah jarak atas pertimbangan tertentu misalnya rute, waktu, biaya, kenyamanan dsb. Misalnya jarak Jakarta ke Bandung 180 km atau Jakarta – Bandung dapat ditempuh dalam waktu 3 jam melewati Puncak. Kedua hal ini merupakan contoh jarak relatif berdasarkan pertimbangan rute dan waktu.

c.       Keterjangkauan

Keterjangkauan merupakan konsep geografi yang berkaitan dengan kemudahan sarana dan prasarana untuk mencapai suatu tempat

d.      Pola

Pola adalah  sesuatu yang berulang sehingga menampakan suatu bentuk tertentu yang konsisten, misalnya pemukiman yang memanjang di tepi aliran sungai bisa kita sebut sebagai pola pemukiman memanjang sungai.

e.       Morfologi

Morfologi adalah konsep geografi yang berkaitan dengan bentuk-bentuk muka bumi, contohnya: lembah, bukit, gunung dll.

f.        Aglomerasi

Konsep Aglomerasi yaitu pola-pola pengelompokan/konsentrasi. Misalnya sekelompok penduduk asal daerah sama, masyarakat di kota cenderung mengelompok seperti permukiman elit, pengelompokan pedagang dan sebagainya. Di desa masyarakat rumahnya menggerombol/mengelompok di tanah datar yang subur

g.       Nilai Kegunaan

Nilai Kegunaan adalah konsep geografi yang berkaitan dengan nilai guna dari suatu tempat yang berbeda beda..

h.       Interaksi & Interpendensi

Konsep Interaksi dan Interdependensi yaitu keterkaitan dan ketergantungan suatu tempat dengan tempat lainnya. Misalnya antara kota dan desa sekitarnya terjadi saling membutuhkan.

i.         Diferensiasi Area

Diferensiasi area adalah konsep geografi yang memandang bahwa setiap tempat memiliki karakteristik atau ciri yang berbeda.

j.        Keterkaitan Keruangan

Keterkaitan keruangan adalah konsep geografi yang menunjukan adanya keterkaitan antar wilayah, baik alam maupun sosial. Contoh tanaman teh biasanya berada di daerah pegunungan, pohon kelapa biasanya berada di dataran rendah.

2. Prinsip-Prinsip Geografi

  1. Prinsip Persebaran/Distribusi

Prinsip Persebaran adalah prinsip geografi yang berkenaan dengan persebaran gejala di permukaan bumi yang cenderung tersebar tidak merata.

  1. Prinsip Interelasi

Prinsip Interelasi adalah prinsip geografi yang berkenaan dengan hubungan timbal balik (interelasi) antara gejala yang satu dan gejala yang lainnya.

  1. Prinsip Deskripsi

adalah prinsip geografi yang berkenaan dengan pemaparan (deskripsi) suatu gejala di permukaan bumi baik melalui tulisan, tabel, diagram, peta, atau video.

  1. Prinsip Korologi

Prinsip Korologi (keruangan) adalah prinsip geografi yang berkenaan dengan kajian gejala, fakta, dan masalah geografi ditinjau dari aspek persebaran, interelasi, dan interaksinya dalam ruang (permukaan bumi) yang membentuk suatu integritas atau kesatuan tertentu
Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional adalah proses penyaluran barang dan jasa dari negara produsen ke negara konsumen tanpa mengubah atau memproses suatu barang dengan tujuan memperoleh keuntungan

Faktor yang Mendorong perdagangan Internasional
1. Perbedaan Sumber Daya Alam(SDA)
2. Perbedaan Teknoloi
3. Perbedaan Iklim
4. Perbedaan Budaya
5. Tidak semua negara bisa memenuhi kebutuhannya sendiri

Dampak Positif Perdagangan Internasional
1. Meningkatkan Kesejahteraan
2. Mempercepat Pembangunan
3. Meningkatkan sumber daya manusia
4. Alih Teknologi

Dampak Negatif Perdagangan Internasional
1. Menimbulkan ketergantungan kepada negara lain
2. Cenderung statis
3. Pengusaha yang tidak kompetitif terancam gulung tikar
4. Adanya perubahan nilai sosial budaya

Teori Perdagangan Internasional
Teori keunggulan mutlak(Adam Smith)
"Timbulnya perdagangan internasional di karenakan masing masing negara melakukan spesialisasi terhadap produk yang menjadi keunggulannya"



Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional adalah proses penyaluran barang dan jasa dari negara produsen ke negara konsumen tanpa mengubah atau memproses suatu barang dengan tujuan memperoleh keuntungan

Faktor yang Mendorong perdagangan Internasional
1. Perbedaan Sumber Daya Alam(SDA)
2. Perbedaan Teknoloi
3. Perbedaan Iklim
4. Perbedaan Budaya
5. Tidak semua negara bisa memenuhi kebutuhannya sendiri

Dampak Positif Perdagangan Internasional
1. Meningkatkan Kesejahteraan
2. Mempercepat Pembangunan
3. Meningkatkan sumber daya manusia
4. Alih Teknologi

Dampak Negatif Perdagangan Internasional
1. Menimbulkan ketergantungan kepada negara lain
2. Cenderung statis
3. Pengusaha yang tidak kompetitif terancam gulung tikar
4. Adanya perubahan nilai sosial budaya

Teori Perdagangan Internasional
Teori keunggulan mutlak(Adam Smith)
"Timbulnya perdagangan internasional di karenakan masing masing negara melakukan spesialisasi terhadap produk yang menjadi keunggulannya"



Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Bentuk bentuk perubahan sosial

Perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat dibedakan atas beberapa sudut pandang. Pertama dari sudut pandang waktu berlangsungnya, kedua dari sudut pandang ruang lingkupnya, dan yang terakhir dari sudut pandang kehendak agen perubahan

1)Berdasarkan proses berlangsungnya
Berdasarkan cepat lambatnya, perubahan sosial dibedakan menjadi dua bentuk umum yaitu perubahan yang berlangsung cepat dan perubahan yang berlangsung lambat. Kedua bentuk perubahan tersebut dalam sosiologi dikenal dengan revolusi dan evolusi.
a.Perubahan Evolusi
Perubahan evolusi adalah perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam proses lambat, dalam waktu yang cukup lama dan tanpa ada kehendak tertentu dari masyarakat yang bersangkutan. Perubahan-perubahan ini berlangsung mengikuti kondisi perkembangan masyarakat, yaitu sejalan dengan usaha-usaha masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dengan kata lain, perubahan sosial terjadi karena dorongan dari usaha-usaha masyarakat guna menyesuaikan diri terhadap kebutuhan-kebutuhan hidupnya dengan perkembangan masyarakat pada waktu tertentu. Contoh, perubahan sosial dari masyarakat berburu menuju ke masyarakat meramu.
Menurut Soerjono Soekanto (1987), terdapat tiga teori yang mengupas tentang evolusi, yaitu:
1) Unilinier Theories of Evolution
Teori ini menyatakan bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahap-tahap tertentu, dari yang sederhana menjadi kompleks dan sampai pada tahap yang sempurna.
2) Universal Theory of Evolution
Teori ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahap-tahap tertentu yang tetap. Menurut teori ini, kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi yang tertentu.
3) Multilined Theories of Evolution
Teori ini menekankan pada penelitian terhadap tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat. Misalnya, penelitian pada pengaruh perubahan sistem pencaharian dari sistem berburu ke pertanian.

b. Perubahan Revolusi
Perubahan revolusi merupakan perubahan yang berlangsung secara cepat dan tidak ada kehendak atau perencanaan sebelumnya. Secara sosiologis perubahan revolusi diartikan sebagai perubahan-perubahan social mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relative cepat. Dalam revolusi, perubahan dapat terjadi dengan direncanakan atau tidak direncanakan.

Revolusi sering kali diawali adanya ketegangan atau konflik dalam tubuh masyarakat yang bersangkutan. Revolusi tidak dapat terjadi di setiap situasi dan kondisi masyarakat. Secara sosiologi, suatu revolusi dapat terjadi harus memenuhi beberapa syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut antara lain:

1)Ada beberapa keinginan umum mengadakan suatu perubahan.Di dalam masyarakat harus ada perasaan tidak puas terhadap keadaan, dan harus ada suatu keinginan untuk mencapai perbaikan dengan perubahan keadaan tersebut.
2)Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang dianggap mampu memimpin masyarakat tersebut.
3)Pemimpin tersebut dapat menampung keinginan-keinginan tersebut, untuk kemudian merumuskan serta menegaskan rasa tidak puas dari masyarakat, untuk dijadikan program dan arah bagi geraknya masyarakat.
4)Pemimpin tersebut harus dapat menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat. Artinya adalah bahwa tujuan tersebut bersifat konkret dan dapat dilihat oleh masyarakat. Selain itu, diperlukan juga suatu tujuan yang abstrak. Misalnya perumusan sesuatu ideologi tersebut.
5)Harus ada momentum untuk revolusi, yaitu suatu saat di mana segala keadaan dan faktor adalah baik sekali untuk memulai dengan gerakan revolusi. Apabila momentum (pemilihan waktu yang tepat) yang dipilih keliru, maka revolusi dapat gagal.

2)Berdasarkan ruang lingkupnya

Berdasarkan ruang lingkupnya, perubahan social dibagi menjadi dua, yaitu perubahan social yang berpengaruh besar dan perubahan social yang berpengaruh kecil.

a. Perubahan Berpengaruh Besar
Suatu perubahan dikatakan berpengaruh besar jika perubahan tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur kemasyarakatan, hubungan kerja, sistem mata pencaharian, dan stratifikasi masyarakat.Sebagaimana tampak pada perubahan masyarakat agraris menjadi industrialisasi. Pada perubahan ini memberi pengaruh secara besar-besaran terhadap jumlah kepadatan penduduk di wilayah industri dan mengakibatkan adanya perubahan mata pencaharian.

b. Perubahan Berpengaruh Kecil
Perubahan-perubahan berpengaruh kecil merupakan perubahanperubahan yang terjadi pada struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contoh, perubahan mode pakaian dan mode rambut. Perubahan-perubahan tersebut tidak membawa pengaruh yang besar dalam masyarakat karena tidak mengakibatkan perubahan-perubahan pada lembaga kemasyarakatan.


Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Pengertian Perubahan sosial

Perubahan sosial merupakan fenomena yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini dikarenakan setiap manusia mempunyai kepentingan yang tidak terbatas. Untuk mencapainya, manusia melakukan berbagai perubahan-perubahan. Perubahan tidak hanya semata-mata berarti suatu kemajuan, namun dapat pula berarti suatu kemunduran.

Secara umum, unsur-unsur kemasyarakatan yang mengalami perubahan antara lain nilai-nilai sosial, norma-norma sosial, pola-pola perilaku, organisasi sosial, lembaga-lembaga kemasyarakatan, stratifikasi sosial, kekuasaan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan sebagainya, kesemua perubahan ini dinamakan perubahan sosial.Beberapa ahli sosial berusaha mendefinisikan pengertian perubahan sosial sebagai berikut.

1.Selo Soemardjan
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat

2.Mac Iver

Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungan (social relation), atau perubahan terhadap keseimbangan hubungan social

3.Gillin dan Gillin

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karena adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun adanya difusi atau penemuan penemuan baru dalam masyarakat.


4.Kingsley David

Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.

5.William F. Ogburn

Perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan baik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.
Dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat yang termasuk perubahan sistem nilai dan norma sosial, sistem pelapisan sosial, struktur sosial, proses-proses sosial, pola dan tindakan sosial warga masyarakat serta lembaga-lembaga kemasyarakatan



Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Kerjaan Kutai


Kerajaan Kutai Merupakan Kerajaan Tertua di Indonesia.Kerajaan Kutai Terletak di daerah Kutai Kalimantan Timur. Pusat Pemerintahan Kerajaan Kutai diperkirakan berada di Muarakaman di tepi sungai Mahakam.

Kerajaan Kutai meninggalkan prasasti berupa tiang-tiang batu yang di kenal dengan sebutan Yupa. Kata yupa memiliki arti tiang batu sebagai tempat untuk mengikat binatang korban yang di persembahakan kepada dewa. Yupa-yupa tersebut dibangun atas perintah Raja Mulawarman sebagai peringatan bahwa ia telah memberikan korban besar-besaran dan hadiah untuk kemakmuran negara dan rakyatnya.

Huruf yang dipakai dalam penulisan yupa adalah huruf pallawa. Bahasa yang digunakan adalah bahasa sansekerta. isi dari yupa itu antara lain silsilah raja yang mengatakan bahwa maharaja Kundungga mempunyai seorang putra bernama Asmawarman. Asmawarman disamakan dengan Dewa Ansuman( Dewa Matahari). Asmawarman mempunyai tiga putra, salah seorang yang termuka adalah Mulawarman.

Raja Pertama kutai yang terpengaruh oleh ajaran hindu adalah Asmawarman, Asmawarman adalah anak dari kundungga seorang kepala suku di kutai. Pengganti Asmawarman adalah anaknya Mulawarman, dibawah kepemimpinannya kutai memiliki kemajuan. Raja Mulawarman adalah raja yang bijaksana, Kuat dan berkuasa



Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Dinamika Biosfer

Kata Biosfer diambil dari kata bio yang berarti kehidupan dan sphere yang artinya lapisan. jadi Biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup. Biosfer meliputi lapisan litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.

  • Persebaran Flora dan Fauna di Dunia
ilmu yang mempelajari tentan flora dan fauna adalah biogeografi, Dalam pembahasan ilmu biografi terdapat 2 pendekatan
  1. biografi sejarah
  2. biografi ekologis
  • Biografi sejarah adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang perkembangan dan evolusi kelompok organisme, iklim, migrasi dan gerakan bumi pada masa lalu serta hubungan ekologis masa lalu dan masa sekarang.
  • Biografi ekologi adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang interaksi antarorganisme, interaksi organisme dengan lingkungan dan pengaruh interaksinya





Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Pengangguran

Pengangguran terjadi karena tidak seimbangnya antara jumlah tengaga kerja dan jumlah angkatan kerja atau jumlah permintaan tenaga kerja dan jumlah penawaran tenaga kerja

Macam macam pengangguran

1. Berdasarkan tingkat pemanfaatan jam, angkatan kerja dibedakan menjadi tiga macam:

  • pengangguran terserap terselubung adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena alasan tertentu
  • penganguran setengah mengangur yaitu tenaga kerja yang tidak bekerja optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan
  • pengangguran terbuka yaitu tenaga kerja yang benar benar tidak memiliki pekerjaan
2. Berdsarkan penyebabnya:
  • Pengangguran konjungtur yaitu pengangguran yang terjadi karena kegiatan ekonomi mengalami kemunduran sehingga perusahaan mengurangi tenaga kerja
  • Pengangguran struktural yaitu pengangguran yang terjadi karena perubahan struktur ekonomi sebagai akibat perkembangan ekonomi
  • Pengangguran musiman yaitu pengangguran yang terjadi diakibatkan oleh musim
  • Pengangguran teknolgi yaitu pengangguran yang terjadi disebabkan adanya kemajuan teknologi
  • Penangguran volumentary yaitu pengangguran yang terjadi disebabkan oleh orang yang sebenarnya masih dapat bekerja tetapi dengan suka rela tidak bekerja
  • Pengangguran friksional yaitu pengangguran yang terjadi disebabkan ketidaktahuan angkatan kerja bahwa ada kesempatan kerja


Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Kerajaan Mataram

Raja Raja Mataram Dari Dinasti Syailendra

  • Banu
  • Wisnu
  • Indra
  • Samaratungga
  • Pramodawardhani
Prasasti-Prasati Peninggalan Mataram
  • Canggal
  • Balitung
  • Kelurak
  • Kalasan
  • Karang Tengah

Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Kerajaan Tarumanegara

Prasasti-Prasasti Kerajaan Tarumanegara

  • Cidanghiang
  • Tugu
  • Ciaruteun
  • Muara Cianteun
  • Kebon Kopi
  • Pasir Awi
  • Jambu
Raja Tarumanegara Yang paling terkenal adalah Purnawarman terbukti namanya banyak tersebut pada prasasti-prasasti tarumanegara

Letak kerajaan tarumanegara di jawa barat terbukti dari prasasti-prasati yang terdapat di wilayah jawa barat

Kerajaan tarumanegara menganut agama hindu wisnu terbukti dari prasasti kebonkopi yang isinya " inilah dua bekas telapak kaki raja tarumanegara yang seperti kaki dewa wisnu"

Seorang musafir cina mengatakan bahwa di kerajaan tarumanegara belumbanyak yang beragama seperti dirinya(budha) kebanyakan beragama hindu dan sebagian lagi beragama kotor

Penyebab keruntuhan tarumanegara adalah Tarumanegara diserang oleh kerajaan sriwijaya

Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Tenaga Kerja

Tenaga Kerja adalah seluruh jumlah penduduk yang dianggap dapat bekerja dan sanggup bekerja jika ada permintaan kerja

Penyebab hilangnya tenaga kerja:

  1. Teknologi baru
  2. Sumber daya manusia yang rendah
Penggolongan tenaga kerja menurut kualitasnya dibedakan menjadi:
  1. Tenaga kerja terdidik yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan secara teratur
  2. Tenaga kerja telatih yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan terlebih dahulu
  3. Tenaga kerja tidak terlatih dan tidak terdidik

Penggolongan tenaga kerja menurut sifatnya dibedakan menjadi:
  1. Tenaga keja jasmani yaitu tenaga kerja yang mengandalkan fisik atau jasmani dalam proses produksi
  2. Tenaga kerja rohani yaitu tenaga kerja yang memerlukan pikiran untuk melakukan dalam proses produksi

Usaha meningkatkan tenaga kerja dapat dilakukan dengan:
  • Menyiapkan tenaga kerja formal bagi penduduk
  • Menyiapkan tenaga kerja yang mampu bekerja keras dan produktif dengan meningkatkan kesehatan lalu mengadakan latihan latihan bagi tenaga kerja yang memiliki kinerja yang baik
  • Memberi pelatihan kepada tenaga kerja yang sedang mencari pekerjaan

Angkatan kerja adalah bagian dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau yang sedang mencari kesempaan untuk melakukan pekerjaan yang produktif

Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Proses masuknya agama Hindu di Indonesia

Ada beberapa teori tentang masuknya agama hindu di indonesia:

1.Teori brahmana
Di kemukakan oleh Van Leur menurutnya agama hindu di bawa oleh para brahmana atau para pendeta ke indonesia ia berpendapat seperti itu karena para brahmana lah yang mengetahui kitab weda

2.Teori ksatria
Dikemukan oleh Majundar, Moekrji dan Nehru, mereka mengatakan bahwa agama hindu di bawa oleh para prajurit India yang ingin menaklukan Indonesia lalu menyebarkan agama hindu

3.Teori waisya
Di kemukakan okeh Krom , menurutnya agama hindu masuk ke Indonesia di bawa oleh para pedagang atau golongan waisya, Buktinya banyak pedagang dari India yang berdagang di indonesia lalu mereka menyebarkan agama hindu di indonesia

4.Teori sudra
Agama hindu di bawa oleh para budak atau golongan sudra, mereka menyebarkan agama hindu karena ingin merubah nasib mereka

5.Teori arus balik
bangsa indonesia belajar agama hindu di india lalu menyebarkan kembali di indonesia



Read more...
Diposting oleh Agus suwanto | 0 komentar

Struktur Sosial

Pengertian Sruktur sosial menurut para ahli:

1.Soerjono Soekamto
struktur sosial mengacu pada hubungan-hubungan yang lebih funda mental yaitu memberikan batas batas pada aksi-aksi yang dilakukan secara organisasi

2.Raymond Flirt
struktur sosial merupakan suatu pergaulan hidup manusia meliputi berbagai tipe kelompok yang terjadi dari banyak orang dan meliputi pula lembaga-lembaga dimana orang banyak tersebut ambil bagian.

3.E.R. Lanch
struktur sosial adalah cita-cita tentang distribusi kekuasaan di antara individu dan kelompok sosial

Jadi struktur sosial dapat disimpulkan adalah suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang merupakan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok

unsur-unsur sosial yang pokok meliputi:
1. kelompok sosial
2. kebudayaan
3. lembaga sosial
4. stratifikasi sosial
5. kekuasaan dan wewenang
Read more...